Pekerjaan · Panduan

Berapa THR saya? Rumus proporsional dan contoh

Panduan hitung THR (Tunjangan Hari Raya) proporsional atau 1 bulan upah, batas waktu bayar, dan simulasi THR gratis.

Terakhir diperbarui: Juni 2026

Ringkasan

THR (Tunjangan Hari Raya) adalah hak pekerja yang harus dibayar paling lambat 7 hari sebelum Hari Raya Keagamaan, sesuai ketentuan ketenagakerjaan yang berlaku.

Besaran THR umumnya 1 bulan upah untuk pekerja yang sudah memenuhi masa kerja, atau proporsional jika masa kerja belum genap 12 bulan.

THR masuk penghasilan bruto dan memengaruhi PPh 21 bulan dibayarkan. Simulasi THR dan PPh sebaiknya dilakukan berurutan.

Siapa berhak THR?

Pekerja dengan perjanjian kerja waktu tertentu (PKWT) atau tidak tertentu (PKWTT) berhak THR jika memenuhi syarat masa kerja, kecuali pengecualian peraturan.

Pekerja magang atau mitra dengan skema non-upah mungkin tidak masuk skema THR standar. Cek kontrak dan kebijakan perusahaan.

THR dihitung dari upah yang menjadi dasar, umumnya gaji pokok ditambah tunjangan tetap yang melekat pada pekerjaan.

THR penuh vs proporsional

Masa kerja ≥ 12 bulan: hak THR setara 1 bulan upah (THR penuh), kecuali kebijakan perusahaan lebih baik.

Masa kerja < 12 bulan: THR proporsional = (masa kerja ÷ 12) × 1 bulan upah. Bulan kerja di bawah 1 bulan biasanya diabaikan atau dibulatkan sesuai kebijakan HR.

Pekerja yang mengundurkan diri atau diberhentikan sebelum Lebaran mungkin tetap berhak THR proporsional tergantung alasan berhenti dan peraturan terkait.

THR dan pajak

THR menaikkan bruto bulan raya. Potongan PPh 21 TER bulan itu biasanya lebih besar daripada bulan tanpa THR.

Alur praktis: hitung THR dulu, lalu masukkan ke simulasi PPh 21 atau gaji bersih lengkap sebagai penghasilan tidak teratur.

Perusahaan wajib memotong PPh 21 saat pembayaran THR jika memenuhi syarat pemotongan.

Langkah hitung THR

Langkah

  1. 1

    Tentukan upah acuan

    Gaji pokok + tunjangan tetap (transport, jabatan, dll.) = 1 bulan upah THR.

  2. 2

    Hitung masa kerja

    Dari tanggal mulai kerja sampai tanggal THR dibayar, dalam bulan penuh.

  3. 3

    Terapkan rumus

    Proporsional: (masa kerja ÷ 12) × upah. Penuh: 1 × upah jika ≥ 12 bulan.

  4. 4

    Simulasikan potongan pajak

    Gunakan kalkulator THR lalu lanjut ke PPh 21 dengan prefill upah.

Rumus

Rumus THR proporsional

THR = (Masa kerja dalam bulan ÷ 12) × Upah 1 bulan

Jika masa kerja ≥ 12 bulan, THR = 1 × upah 1 bulan (THR penuh). Pembulatan bulan mengikuti kebijakan perusahaan.

Contoh

Upah Rp 8 juta/bulan, masa kerja 8 bulan. THR proporsional = (8 ÷ 12) × 8 jt ≈ Rp 5,33 juta.

Masa kerja 14 bulan: THR penuh = Rp 8 juta.

Jika THR dibayar bulan April, bruto April untuk PPh = gaji April + THR.

Coba simulasi langsung

THR proporsional atau 1 bulan upah, skenario masa kerja, batas bayar 7 hari sebelum raya, tautan PPh 21. Gratis, tanpa akun, dengan dasar peraturan di halaman kalkulator.

Buka kalkulator THR

Panduan terkait

Istilah pencarian

Topik yang sering dicari

  • cara hitung thr
  • rumus thr proporsional
  • berapa thr saya
  • kalkulator thr online

Pertanyaan umum (FAQ)

Kapan THR harus dibayar?(buka)

Paling lambat 7 hari sebelum Hari Raya Keagamaan (Idul Fitri, Natal, Nyepi, dll. sesuai agama pekerja).

Apakah THR untuk kontrak 6 bulan?(buka)

Ya, proporsional jika memenuhi syarat. (6 ÷ 12) × upah 1 bulan.

Apakah bonus kinerja sama dengan THR?(buka)

Tidak. THR adalah kewajiban ketenagakerjaan. Bonus kinerja adalah kebijakan perusahaan terpisah.

THR kena PPh berapa?(buka)

Mengikuti TER bulan dibayar. Tidak ada tarif khusus 0% untuk THR; masuk bruto penghasilan.

Bagaimana jika perusahaan terlambat bayar THR?(buka)

Keterlambatan dapat dikenai sanksi administratif. Pekerja bisa lapor ke Disnaker setempat.

Metodologi dan sumber peraturan dijelaskan di halaman Metodologi.