Investasi
GrafikDasar hukumTautan simulasi

Berapa nilai reksadana saya dengan DCA?

Simulasi pembelian unit reksadana: NAV, DCA, biaya subscription/redemption, 5 kategori reksa, skenario return.

Kalkulator Reksadana / DCA

Simulasikan pembelian unit reksadana: , , biaya subscription & redemption, dan perbandingan skenario.

Acuan POJK & asumsi simulasi
Produk populer
Skenario DCA

Bandingkan 2 produk

Setoran & tenor sama, parameter return/biaya dari preset produk

Langkah 1

Jenis reksadana &

Pilih produk populer atau kategori, lalu sesuaikan NAV & imbal hasil simulasi.

Produk reksadana populer

6 unggulan · 12 total

Filter by kategori, pilih produk, atau gunakan kategori umum di bawah.

Atau pilih kategori umum

Alokasi campuran untuk investor moderat (OJK edukasi profil risiko).

awal simulasi (Rp/unit)

Campuran

bruto (% p.a.)

%

th
Campuran8% bruto · neto 6.5%10 thFee 1.5%

Langkah 2

Setoran & mode perhitungan

Simulasi DCA periodik atau hitung setoran untuk capai target portofolio.

Mode perhitungan

Rp

Setoran rutin ()

Rp

Frekuensi setoran

Pratinjau cepat

Rp 176.088.164 · 62537.83 unit · NAV akhir Rp 2.816

Lump sum: Rp 5.000.000 · : Rp 1.000.000/bulan

Langkah 3

Biaya & penyesuaian realistis

Pengelola 1.5% · Inflasi 2.5%

Biaya reksadana (POJK 23/2016)

Subscription, redemption, biaya pengelola

%

%

%

Inflasi & step-up DCA

Pengelola 1.5% · Inflasi 2.5%

%

%

Pratinjau live

Campuran · 10 th

Nilai bersih

Rp 176.088.164

62537.83 unit · NAV Rp 2.816

ModalKeuntungan
+Rp 51.088.164CAGR 3.5%

Hasil simulasi reksadana

10 th · portofolio Rp 176.088.164 · 62537.8 unit

Nilai bersih pencairan

Rp 176.088.164

Nilai riil: Rp 137.559.792

Modal Rp 125.000.000 + keuntungan Rp 51.088.164 (riil Rp 12.559.792)

3,49%

Unit

62.537,83

NAV akhir

Rp 2.816

Gain

Rp 51.088.164

CampuranReturn neto 6,50% p.a.
ModalKeuntungan

Modal disetor

Rp 125.000.000

Keuntungan bersih

Rp 51.088.164

Total biaya

Rp 13.760.951

Catatan

  • Dalam simulasi konstan, lump sum di awal mengungguli DCA; di pasar riil DCA bisa mengurangi risiko timing.

Perjalanan &

Dari pembelian awal hingga pencairan simulasi

NAV awal

Rp 1.500

/unit

Unit terkumpul

62.537,8

modal Rp 125.000.000

NAV akhir

Rp 2.816

+87,7% simulasi

Nilai bersih = 62.537,8 unit × Rp 2.816

Grafik pertumbuhan portofolio

Garis ungu = nilai portofolio · abu = modal kumulatif

Modal akhir

Rp 125.000.000

Portofolio

Rp 176.088.164

Gain

+Rp 51.088.164

Milestone portofolio

Tahun 1

Rp 17.678.435

Modal Rp 17.000.000 · gain +4%

NAV Rp 1.597 · 11066.3 unit

Tahun 6

Rp 94.557.014

Modal Rp 77.000.000 · gain +23%

NAV Rp 2.189 · 43202.1 unit

Tahun 10 (akhir)

Rp 176.088.164

Modal Rp 125.000.000 · gain +41%

NAV Rp 2.816 · 62537.8 unit

Skenario imbal hasil

±3 p.p. · biaya & setoran identik

Konservatif

5,0%

Rp 150.073.978

-Rp 26.014.185 vs simulasi Anda

Simulasi Anda

8,0%

Rp 176.088.164

Agresif

11,0%

Rp 207.111.672

+Rp 31.023.509 vs simulasi Anda

Langkah berikutnya

Bandingkan bunga majemuk

Simulasi generik compound interest dengan parameter serupa.

CAGR 3,49%Kalkulator investasi

Bandingkan deposito

Deposito 5% ilustratif neto setelah PPh Final 20%.

Selisih Rp 1.088.164Kalkulator deposito

Cek dana darurat

Portofolio reksa pasar uang bisa jadi bagian cadangan likuid.

Rp 176.088.164Kalkulator dana darurat

Estimasi zakat tabungan

Nilai portofolio simulasi sebagai dasar zakat mal (jika memenuhi nisab).

Kalkulator zakat

Dampak biaya terhadap portofolio

Subscription, pengelola, redemption (ilustratif)

Bersih 92,2%Biaya 7,8%

Rp 0

0,00% portofolio

Rp 13.760.951

7,81% portofolio

Rp 0

0,00% portofolio

Total biaya

Rp 13.760.951

7,81% portofolio

Tanpa biaya, portofolio kotor Rp 176.088.164. Setelah biaya simulasi: Rp 176.088.164.

Perbandingan strategi & instrumen

Lump sum vs DCA · vs deposito 5%

Lump sum di awal vs DCA (total modal sama)

Lump sum unggul (simulasi konstan)

Semua modal di awal

Rp 234.642.183

Strategi DCA Anda

Rp 176.088.164

Selisih

+Rp 58.554.020

Ilustrasi: seluruh modal disetor di periode pertama vs DCA periodik dengan total modal sama. Pasar riil tidak deterministik.

Reksadana vs deposito (5% bruto, PP 123/2015)

Reksadana simulasi unggul

Deposito jatuh tempo

Rp 175.000.000

Reksadana simulasi

Rp 176.088.164

Selisih

+Rp 1.088.164

Deposito: bunga 5% ilustratif, PPh Final 20% (PP 123/2015). Reksadana: return simulasi konstan, tanpa jaminan.

Proyeksi per tahun

NAV, unit, portofolio, dan gain

TahunNAVUnitPortofolioModalGain
1Rp 1.59711.066,31Rp 17.678.435Rp 17.000.000Rp 678.435
2Rp 1.70118.327,33Rp 31.180.969Rp 29.000.000Rp 2.180.969
3Rp 1.81225.145,18Rp 45.561.167Rp 41.000.000Rp 4.561.167
4Rp 1.93031.546,92Rp 60.876.078Rp 53.000.000Rp 7.876.078
5Rp 2.05537.557,94Rp 77.186.459Rp 65.000.000Rp 12.186.459
6Rp 2.18943.202,1Rp 94.557.014Rp 77.000.000Rp 17.557.014
7Rp 2.33148.501,77Rp 113.056.655Rp 89.000.000Rp 24.056.655
8Rp 2.48253.477,99Rp 132.758.773Rp 101.000.000Rp 31.758.773
9Rp 2.64458.150,5Rp 153.741.529Rp 113.000.000Rp 40.741.529
10Rp 2.81662.537,83Rp 176.088.164Rp 125.000.000Rp 51.088.164

Langkah perhitungan

Dari pembelian unit hingga nilai bersih

  • Total modal disetor: Lump sum + setoran rutin = Rp 125.000.000
  • Total unit: Akumulasi pembelian per NAV = Rp 62.538
  • NAV akhir: NAV awal × (1 + r_net/12)^periode = Rp 2.816
  • Nilai portofolio kotor: Unit × NAV akhir = Rp 176.088.164
  • Nilai bersih pencairan: Nilai kotor − biaya redemption = Rp 176.088.164

Rumus

Simulasi pembelian unit reksadana dengan setoran bulanan.

Unit_t = Unit_{t−1} + (setoran × (1 − fee_sub)) ÷ NAV_t; NAV naik r_net per periode; nilai = Σ unit × NAV_akhir

Simulasi NAV konstan, bukan proyeksi pasar atau rekomendasi produk. Detail acuan POJK, OJK, dan asumsi perhitungan ada di bagian acuan & asumsi.

Lanjut ke…

Simulasi terkait yang sering dipakai berurutan

Acuan & asumsi simulasi reksadana

NAV/unit reksadana (POJK 23/POJK.04/2016); biaya subscription, redemption, dan pengelola; inflasi sasaran BI 2,5±1% (PMK 31/2024)

Rumus yang dipakai di simulasi

KomponenIsi (ringkas)Di Hitung
NAV (Nilai Aktiva Bersih per unit)Harga beli/jual unit reksadana = NAV per unit pada hari transaksi. NAV dihitung dari nilai portofolio dikurangi liabilitas, dibagi jumlah unit beredar.Unit = nominal bersih ÷ NAV; NAV simulasi naik r_net per periode setelah biaya pengelola.
Biaya subscriptionBiaya pembelian unit reksadana; besaran ditetapkan MI dan diungkapkan dalam prospektus (POJK 23/2016).subscriptionFeePercent dipotong dari setiap nominal setoran sebelum pembelian unit.
Biaya redemptionBiaya pencairan unit; dapat berbeda per produk dan tenor kepemilikan.redemptionFeePercent × nilai portofolio kotor di akhir tenor simulasi.
Biaya pengelola (management fee)Biaya tahunan yang mengurangi imbal hasil bruto; umumnya dipotong dari NAV (POJK 23/2016, edukasi OJK).managementFeePercent mengurangi imbal hasil bruto sebelum pertumbuhan NAV per periode.
Return neto per perioder_net = imbal hasil bruto − biaya pengelola; NAV_t = NAV_{t−1} × (1 + r_net/ppy)^1 per periode.Pertumbuhan NAV deterministik; tidak model volatilitas harian pasar.
Setoran rutin (DCA)Dollar-Cost Averaging: pembelian unit periodik dengan nominal tetap atau naik (step-up).subscriptionAmount per bulan/minggu; annualSubscriptionIncreasePercent di awal tahun ke-2+.
Mode target portofolioInvers: cari setoran rutin minimum agar nilai bersih pencairan = target.calculationMode targetPortfolio → requiredSubscriptionAmount via pencarian numerik.
Nilai riil (inflasi)Nilai riil ≈ nominal ÷ (1 + inflasi)^t. Sasaran inflasi BI 2,5% ±1% (PMK 31/2024).annualInflationPercent default 2,5%; realPortfolioValue dan realGain.
Perbandingan lump sum vs DCAIlustrasi edukatif: total modal sama, seluruhnya di awal vs periodik.lumpSumComparison; bukan rekomendasi strategi pasar riil.
Perbandingan depositoDeposito: PPh Final 20% atas bunga (PP 123/2015). Reksadana: return tidak dijamin.depositoComparison dengan bunga deposito 5% ilustratif.
Profil risiko kategori reksaOJK edukasi: pasar uang (rendah), pendapatan tetap, campuran, saham (tinggi).fundCategory preset return & biaya ilustratif; peringatan risiko di warnings.
Preset produk retailParameter return & biaya ilustratif dari kisaran prospektus produk terdaftar OJK; bukan kinerja historis.productPresetId mengisi kategori, biaya, NAV tipikal; angka simulasi dari field numerik form.
Luar cakupanVolatilitas NAV harian, switching antar reksa, dividen reinvest, pajak capital gain saham, dan rebalancing.Disclaimer; return konstan deterministik.

Asumsi simulasi

AsumsiKeteranganDi Hitung
NAV deterministikNAV naik konstan per periode; pasar riil fluktuatif.expectedAnnualReturnPercent tetap; tidak model drawdown.
Biaya transparanSubscription, redemption, dan pengelola flat sesuai input.Fee % dari prospektus ilustratif; cek produk riil.
Inflasi flatInflasi tahunan konstan untuk daya beli.Default 2,5% (sasaran BI).
Setoran periodikBulanan (12×/th) atau mingguan (52×/th).subscriptionFrequency monthly | weekly.
Preset kategoriReturn & biaya ilustratif per jenis reksadana OJK.fundCategory mengisi form; angka bisa disesuaikan.

Referensi regulasi & edukasi

  • POJK 23/POJK.04/2016 tentang Reksa Dana Berbentuk Kontrak Investasi Kolektif

    OJK (perubahan: POJK 4/2023)

    Pengaturan reksadana KIK: NAV, subscription, redemption, biaya, dan kewajiban pengungkapan Manajer Investasi.

    Buka sumber
  • POJK 33 Tahun 2024 tentang Pengembangan dan Penguatan Pengelolaan Investasi di Pasar Modal

    OJK, 23 Desember 2024

    Transparansi biaya, fund of funds, dan penguatan pengawasan pengelola reksadana.

    Buka sumber
  • UU No. 8 Tahun 1995 tentang Pasar Modal

    JDIH BPK (jo. UU 4/2023 P2SK)

    Landasan hukum pasar modal Indonesia, termasuk reksadana sebagai produk investasi kolektif.

    Buka sumber
  • OJK: Literasi Keuangan

    OJK Kanal Edukasi dan Perlindungan Konsumen

    Edukasi profil risiko, jenis reksadana, dan peringatan investasi ilegal.

    Buka sumber
  • Strategi Nasional Literasi Keuangan Indonesia (SNLKI) 2021–2025

    OJK publikasi SNLKI

    Pedoman literasi investasi jangka panjang dan pemahaman risiko produk pasar modal.

    Buka sumber
  • Bank Indonesia: Sasaran Inflasi

    PMK 31/2024 jo. perjanjian BI–Kemenkeu

    Sasaran inflasi 2,5% ±1%; default nilai riil di simulasi.

    Buka sumber
  • PP 123/2015 (PPh Final bunga deposito)

    JDIH BPK

    Perbandingan deposito vs reksadana: deposito kena PPh Final 20%, reksadana return tidak dijamin.

    Buka sumber

Preset produk reksadana retail (ilustratif)

  • Mandiri Investa Pasar Uang

    Manajer Investasi Mandiri · ~5.5% bruto · biaya 0.95%

    Reksadana pasar uang retail; biaya & return simulasi ilustratif. Cek prospektus di OJK.

  • Sucorinvest Money Market Fund

    Sucorinvest Asset Management · ~5.6% bruto · biaya 0.75%

    Produk pasar uang populer di platform digital; parameter simulasi, bukan factsheet.

  • Bahana Dana Likuid

    Bahana TCW Investment Management · ~5.4% bruto · biaya 0.85%

    Likuiditas tinggi; imbal hasil mengikuti pasar uang (OJK literasi).

  • BNI-AM Dana Rupiah

    BNI Asset Management · ~5.3% bruto · biaya 0.9%

    Reksadana pasar uang BUMN; cek biaya terbaru di prospektus.

  • Sucorinvest Bond Fund

    Sucorinvest Asset Management · ~6.8% bruto · biaya 1%

    Portofolio obligasi/SBN; sensitif suku bunga. Return simulasi konstan.

  • Schroder Dana Kombesi

    Schroder Investment Management Indonesia · ~7.5% bruto · biaya 1.65%

    Campuran saham & obligasi; profil risiko moderat (OJK edukasi).

  • Trimegah Balanced Fund

    Trimegah Asset Management · ~8% bruto · biaya 1.5%

    Alokasi campuran; parameter biaya ilustratif dari kisaran prospektus.

  • Sucorinvest Maxi Fund

    Sucorinvest Asset Management · ~10% bruto · biaya 2%

    Reksadana saham; volatilitas tinggi. Cocok horizon jangka panjang.

  • Manulife Saham Andalan

    Manulife Investment Management · ~9.5% bruto · biaya 2%

    Ekuitas domestik; simulasi return konstan, bukan proyeksi IHSG.

  • BNI-AM Index IHSG (IDX30)

    BNI Asset Management · ~9% bruto · biaya 0.75%

    Strategi indeks passive; biaya pengelola relatif rendah (OJK literasi).

  • Bahana Dana Pratama

    Bahana TCW Investment Management · ~8.5% bruto · biaya 0.7%

    Reksadana indeks saham; mengikuti benchmark pasar.

  • Eastspring Investments Value Discovery Fund

    Eastspring Investments Indonesia · ~8.5% bruto · biaya 1.8%

    Campuran agresif; redemption fee ilustratif jika cair < 1 tahun (cek prospektus).

Preset kategori reksadana (ilustratif)

  • Pasar Uang (~5.5% bruto, biaya 0.75%)

    Cocok untuk dana jangka pendek; imbal hasil mengikuti suku bunga pasar uang (OJK literasi).

  • Pendapatan Tetap (~6.5% bruto, biaya 1%)

    Portofolio obligasi/SBN; nilai unit bisa turun jika suku bunga naik.

  • Campuran (~8% bruto, biaya 1.5%)

    Alokasi campuran untuk investor moderat (OJK edukasi profil risiko).

  • Saham (~10% bruto, biaya 2%)

    Return tidak dijamin; cocok jangka panjang sesuai profil risiko agresif.

  • Indeks (~9% bruto, biaya 0.75%)

    Biaya pengelola umumnya lebih rendah karena strategi pasif (OJK literasi).

: Simulasi ilustratif dengan asumsi NAV naik konstan. Bukan rekomendasi produk, proyeksi pasar, atau jaminan return. Reksadana berisiko; nilai unit bisa turun. Cek prospektus dan profil risiko sebelum investasi.

Panduan

Tentang Kalkulator Reksadana / DCA

Ringkasan

Informasi edukatif untuk mesin pencari dan pengguna baru

Kalkulator reksadana DCA HitungSemua mensimulasikan pembelian unit reksa secara rutin (NAV, biaya subscription/redemption) untuk lima kategori: pasar uang, pendapatan tetap, campuran, saham, dan indeks.

Strategi DCA (Dollar Cost Averaging) meratakan harga beli over time dan cocok untuk investor jangka panjang yang disiplin.

Return simulasi adalah asumsi skenario, bukan proyeksi resmi manajer investasi.

Cara memakai kalkulator reksadana DCA

Langkah-langkah

  1. 1

    Pilih kategori reksa

    Profil risiko dan return historis berbeda per kategori.

  2. 2

    Atur NAV awal dan setoran DCA

    Frekuensi bulanan/mingguan dan nominal rutin.

  3. 3

    Masukkan biaya dan return asumsi

    Subscription, redemption, dan CAGR skenario.

  4. 4

    Lihat grafik unit dan nilai

    Total unit terkumpul vs nilai investasi over time.

Rumus utama

Unit reksadana

Unit dibeli = Nominal setoran ÷ NAV | Nilai = Total unit × NAV akhir

Biaya subscription mengurangi unit efektif; redemption saat penarikan.

Pertanyaan umum (FAQ)

Apa itu DCA (Dollar Cost Averaging)?(buka)

Investasi rutin nominal tetap sehingga unit terbeli lebih banyak saat NAV rendah dan lebih sedikit saat NAV tinggi.

Apakah biaya reksadana sudah termasuk?(buka)

Simulasi bisa memasukkan biaya subscription dan redemption sesuai POJK 23/2016. Cek prospektus MI untuk tarif aktual.

Apakah return simulasi garanti?(buka)

Tidak. Nilai reksadana fluktuatif. Return yang dimasukkan adalah asumsi skenario.

Reksadana apa yang cocok untuk DCA?(buka)

Reksa indeks dan reksa saham sering dipakai DCA jangka panjang. Reksadana pasar uang lebih untuk horizon pendek.

Apa itu NAV reksadana?(buka)

Net Asset Value per unit: harga beli/jual unit reksa harian. DCA membeli unit lebih banyak saat NAV rendah.

Istilah pencarian terkait

Kata kunci yang sering dipakai pengguna

  • kalkulator reksadana
  • simulasi dca reksadana
  • hitung investasi reksa
  • dollar cost averaging indonesia

Butuh detail regulasi lengkap? Lihat bagian dasar hukum di halaman ini atau baca Metodologi HitungSemua.

Kembali ke katalog